Cari Blog Ini

Laman

Minggu, 14 Oktober 2012

MENGHAPUS SEKAT SANG WAKTU

ini tentang kalian yg nyaris menjauh, tersisih dari daftar nama di doa yg teduh.
ini tentang jutaan kisah tawa pun amarah, ditubuh kita menglir sama warna sang darah.

ini tentang aku, kamu, dan dia, menimbun rindu canda saudara.
ini tentang ingin yg tak pernah dingin, selalu hangat meski diterpa semilir angin.

ini tentang kalian yg pernah dikandung seorang ibu, tentang kalian yg didik bapak yg sama.
ini tentang beban yg menjadi sekat, tentang jarak, dan tentang waktu.

diujung cakrawala sana, sebait doa terselip diantara jutaan asa.
tentang kebersamaan yg mengubur rindu, tentang persamaan cita bahwa kita satu.

dan kelak bila waktu itu datang, kita telah kokoh setegar teguh sang karang...


Pondok indah 141012...

Kamis, 09 Februari 2012

MASIH TERUS MELANGKAH

Jingga ini perlahan – lahan menghitam kelam menyambut arak – arakan sang malam. Jalanan masih saja kusut seperti biasanya. jam pulang kerja. Laju dua roda motorku sesekali tersendat karena kemacetan yang teramat sangat. Ada portal berwarna merah putih turun seiring jeritan sirine, semua kendaraan berhenti seketika, dan tak lama kemudian rel bergetar seolah menggigil diiringi dua kali teriakan klakson sang empunya jalur. Sayup terdengar adzan magrib diantara lolong knalpot bajaj yg terus menjerit - jerit seperti kambing tercekek lehernya.

entah kenapa Aku kemudian larut dalam suasana melankolis yg semakin menjadi – jadi, dirongga jiwa bergemuruh syahdu menari - nari, menjalar perlahan kesana kemari tak kunjung berhenti. Ada resah tentang masa depan yang masih juga remang,terombang - ambing terapung mengambang. Ada gelisah tentang amarah yg jua semakin gamang, gundah meradang. aku seperti pelan melaju sedang sang waktu kencang berlalu.ah. mungkin karena lelah.entahlah?!.

Bersama Malam yang semakin mesra merangkul anak – anak adam yang sedang menuju rumah. aku teringat tentatang bayi kecilku yang mungkin saja sedang merengek manja, tertidur pulas oleh kidung ibunya yg lembut, atau munkin sedang meniikmati A.S.I. eksklusifnya yg bisa membuat bapaknya tetap sedikit hemat. Aku terus melaju walau tersendat. ditemani Merkuri dan warna – warni lampu yg mulai menyala menghiasi jakarta. Dan atap – atap gedung menengadah siap menyambut embun- embun.

Ada mereka yg senantiasa menemaniku dengan tabah, menerima segala kekurangan dan kelebihanku. Ada kalian yg selalu aku perjuangkan sepenuh hati. Agar senantiasa mulya dan tidak merasa kurang suatu apapun. kalian yg selalu kusebut dalam doa - doa khusukku. Aku selalu mampu tersenyum kembali saat hal - hal tentang kalian terlintas. hal yg paling ajaib dan selalu aku syukuri.

Sambil melanjutkan sisa jarak yg hampir habis kembali aku ketik kata ‘’yakin” diantara kata-kata lain yang sudah memenuhi lembar – lembar buku tekadku. Karena hanya dengan keyakinan kita akan mampu menghentak dunia.

Bapak pulang, sayang.....


ga kerasa ud 1 taun lebih ga nulis. ahirnya mlm ini nulis lagi, masih spt dulu. masih belum lbh baik. masih belajar untuk jadi lebih baik. masih iseng iseng... tapiiiiii.... skrg betambah 1 lg motifasi untuk mnjadi lebih baik... jeng jreng.....
namanya filza.. my lil girl..... love you dear.... jakarta kamis 09022012 18;05-19;51